1. Tahap Perencanaan & Konsep (Judul Unit: Menterjemahkan Arah Visual)
Di tahap ini, siswa dinilai kemampuannya dalam memahami brief (soal) sebelum mulai mendesain.
Mengidentifikasi elemen desain: Siswa harus bisa membedah brief. Budaya lokal apa yang
diangkat? Siapa target audiensnya? Warna, gaya visual, dan tipografi seperti apa yang cocok? (Siswa idealnya membuat coretan sketsa kasar, mind map, atau moodboard terlebih dahulu).Merencanakan proses produksi: Siswa tahu tools apa yang akan dipakai dan melakukan setup awal dengan benar. Misalnya, saat membuka Adobe Illustrator, mereka sudah mengatur ukuran kanvas (misal A3), mode warna (wajib CMYK untuk cetak), dan resolusi (300 PPI).
2. Tahap Eksekusi Desain (Judul Unit: Membuat Aset Visual)
Ini adalah tahap di mana siswa benar-benar duduk di depan software dan mendesain.
Memproduksi aset visual: Proses teknis pembuatan karya. Menggambar vektor, melakukan tracing, mengatur layout (tata letak) teks dan gambar budaya lokal agar komposisinya seimbang, kontrasnya pas, dan pesan posternya terbaca jelas.
Mereview hasil desain: Sebelum di-ekspor, siswa melakukan self-checking. Apakah desain sudah sesuai dengan tema kearifan lokal? Apakah ada teks yang typo? Apakah gambar ada yang pecah (pixelated)?
3. Tahap Manajemen File & Riset (Judul Unit: Mengumpulkan Asset & Membuat Data Based)
Bagian ini sering disepelekan siswa, padahal poinnya besar di mata asesor.
Menyusun teknis & strategi pencarian: Jika siswa menggunakan elemen tambahan dari internet (seperti referensi ornamen, font, atau brush), mereka tahu cara mencarinya dan memastikan aset tersebut bebas lisensi komersial (royalty-free).
Membuat basis data & menyelesaikan masalah: Ini murni tentang Manajemen Folder. Siswa tidak boleh menyimpan file berantakan di Desktop atau Document. Mereka harus membuat sistem folder yang rapi. Contoh:
Folder UKK_NamaSiswa> di dalamnya ada sub-folderRaw Files (.ai/.psd),Aset Gambar/Vector,Fonts, danExport. Jika ada masalah seperti missing link atau missing font, siswa bisa menyelesaikannya sendiri.
4. Tahap Akhir & Output (Judul Unit: Mendistribusikan Asset)
Tahap penyimpanan akhir siap cetak atau siap publish.
Mengkonfirmasi prosedur & standar industri: Ini adalah proses Export atau Save As. Siswa dinilai apakah mereka menyimpan file dengan format akhir yang tepat. Untuk poster cetak, standarnya adalah mengekspor ke format PDF (Press Quality/High Quality Print) lengkap dengan bleed dan crop marks jika diperlukan. Mereka juga harus memastikan font sudah di-create outlines atau di-package agar desain tidak berantakan saat dibuka di komputer percetakan.
💡 Tips Singkat untuk Diingatkan ke Siswa Besok Pagi: Ingatkan anak-anak DKV untuk disiplin pada manajemen file (bikin folder yang rapi) dan setting awal kanvas (CMYK & 300 PPI). Asesor industri biasanya akan langsung mengecek folder kerja mereka terlebih dahulu sebelum melihat visual posternya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
tinggalkan pesan yang baik